{"id":5077,"date":"2023-10-15T04:49:28","date_gmt":"2023-10-15T04:49:28","guid":{"rendered":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/?p=5077"},"modified":"2023-10-15T04:50:56","modified_gmt":"2023-10-15T04:50:56","slug":"mobile-pengantar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/en\/2023\/10\/15\/mobile-pengantar\/","title":{"rendered":"Pengantar Pemrograman Mobile"},"content":{"rendered":"<div id=\"section-gacceda\" class=\"wp-block-gutentor-e0 section-gacceda gutentor-element gutentor-element-advanced-text\"><div class=\"gutentor-text-wrap\"><p class=\"gutentor-text\">Kemampuan teknologi bergerak seperti smartphone kini dapat disejajarkan dengan teknologi komputer, bahkan bisa dikatakan melebihi teknologi komputer dalam 10 Tahun terakhir. walaupaun teknologi processing tetap dipegang oleh komputer. saat ini teknologi perangkat bergerak didominasi atas kesuksesan SISTEM OPERASI(OS) di dalamnya. seperti yang kita tahu 2 OS yang kini tengah digandrungi adalah Android dan iOS , yang merupakan kepanjangan tangan dari Google dan Apple. sistem operasi ini memilki karateristik yang sama tapi berbeda , karena dibangun dari nenek moyang yang sama yakni UNIX<br><br><strong>Kelebihan Perangkat Mobile<\/strong><br>\u2022 Extreme Personalization<br>\u2022 Ponsel diantara dompet dan kunci motor<br>\u2022 Tempat menyimpan segala informasi pribadi<br>\u2022 Pengaksesan Informasi setiap saat dan dimanapun<br>\u2022 Memungkinkan kita untuk bekerja, belanja atau bermain tanpa batasan waktu dan tempat (asal terhubung!)<br>\u2022 Mobilitas tinggi tanpa kerumitan kabel (W-LAN) &amp; Instalasi jaringan yang cepat<br>\u2022 Kompatible yang tinggi dengan teknologi lain<br><br><strong>Kekurangan Teknologi Mobile<br><\/strong>\u2022 Harus LoS (Line of Sight)<br>\u2022 Security<br>\u2022 Interferences (pesawat?)<br>\u2022 Sensitif terhadap cuaca<br>\u2022 Keterbatasan jarak<br>\u2022 Izin penggunaan Frequency<br><br><strong>Aplikasi Pada Perangkat Mobile<\/strong><br>\u2022 Messaging : SMS, MMS, Instant Messaging (Whatsapp, Line, etc)<br>\u2022 Mobile transaction : MS alert, MMS alert, report analisys<br>\u2022 Mobile workplace : Email, calender, CRM, Instant Messaging<br>\u2022 Mobile music and videos : Monotone, RTTTL, Midi, mp3, wav, mp4, screensaver, picture message, A2DP<br>\u2022 Mobile games Monochrome games, java games, live game, etc<br><br><strong>Area Aplikasi Mobile<\/strong><br>\u2022  Business-to-Customer<br> &#8211;  Personalisasi aplikasi e-commerce Misal: membandingkan harga barang<br> &#8211;  Bisnis barang digital Misal: menjual aplikasi Java MIDP, Video, MP3, ringtone<br> &#8211;  Improvisasi layanan yang sudah ada Misal: marketing sesuai dengan profile pemakai<br>\u2022  Business-to-Business<br> &#8211;  Mobile supply chain management<br> &#8211;  Mobile commerce<br>\u2022  Business-to-Employee<br> &#8211;  Mobile Sales Marketing<br>\u2022  Government and Public services<br> &#8211;  Polisi mengecek data SIM, pemilik mobil<br> &#8211;  perawat mengecek data medis pasien<br><br><strong>Karekteristik Perangkat Mobile<br>Ukuran yang kecil<br><\/strong>Perangkat mobile memiliki ukuran yang kecil. Konsumen menginginkan perangkat yang terkecil untuk kenyamanan dan mobilitas mereka.<br><br><strong>Memory yang terbatas<br><\/strong>Perangkat mobile juga memiliki memory yang kecil, yaitu primary (RAM) dan secondary(disk). Pembatasan ini adalah salah satu faktor yang mempengaruhi ram untuk berbagai jenis dari perangkat ini. Dengan pembatasan jumlah dari memory, pertimbangan-pertimbangan khusus harus diambil untuk memelihara pemakaian dari sumber daya yang mahal ini. tetapi dewasa ini memory bai kRAM maupun  secondary(disk)  telah berkembang dengan kapasitas yang smeakin besar <br><br><strong>Daya proses yang terbatas tidaklah setangguh rekan mereka yaitu desktop.<br><\/strong>Ukuran, teknologi dan biaya adalah beberapa faktor yang mempengaruhi status dari sumber daya ini. Seperti harddisk dan RAM, Kita dapat menemukan mereka dalam ukuran yang pas dengan sebuah kemasan kecil.<br><br><strong>Mengkonsumsi daya yang rendah<br><\/strong>Perangkat mobile menghabiskan sedikit daya dibandingkan dengan mesin desktop.Perangkat ini harus menghemat daya karena mereka berjalan pada keadaan dimanadaya yang disediakan dibatasi oleh baterai-baterai.<br><br><br><strong>Jenis Perangkat Mobile<\/strong><\/p><\/div><\/div>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery alignleft columns-1 is-cropped\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img loading=\"lazy\" width=\"489\" height=\"311\" src=\"http:\/\/site.undipa.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/mobile.png\" alt=\"\" data-id=\"5079\" data-full-url=\"http:\/\/site.undipa.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/mobile.png\" data-link=\"https:\/\/site.undipa.ac.id\/?attachment_id=5079\" class=\"wp-image-5079\"\/><\/figure><\/li><\/ul><figcaption class=\"blocks-gallery-caption\">Jenis sistem operpasi perangkat mobile<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Android<\/strong><br>Android OS pertama diluncurkan dengan nama \u2018Astro\u2019 dirilis pada 20 September 2008 oleh Google. Setelah beberapa versi upgrade berikutnya \u2018Bender\u2019 dan \u2018Cupcake\u2019 juga dirilis dengan fitur-fitur yang menyempurnakan. Google kemudian mengadopsi trend penamaan versi Android dengan nama hidangan pencuci mulut sesuai abjad. Rilis versi lainnya adalah Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich, Jelly Bean, Kitkat, Lollipop, Marshmallow, Nougat, Oreo, Pie, Q , Red Velvet Cake, Snow Cone dan Tiramisu yang sejauh ini merupakan versi Android terbaru<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>iOS<br><\/strong>iOS diperkenalkan pada 29 Juni 2007 saat iPhone pertama kali dikembangkan. Sejak saat itu iOS mengalami banyak upgrade dan yang terbaru adalah iOS 14. Sekedar informasi, Apple masih belum mengizinkan pihak lain untuk mengembangkan sistem operasinya. Tidak seperti Android, Apple lebih berkonsentrasi pada performa dan tampilan untuk pengguna. Inilah alasan mengapa tampilan dasar iOS hampir sama seperti pada tahun 2007. Secara keseluruhan sangat user-friendly dan merupakan salah satu sistem operasi mobile terbaik di dunia dan pesaing kuat Android.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Blackbery OS<br><\/strong>Blackberry OS adalah milik RIM (Research In Motion) dan pertama kali dirilis pada tahun 1999. RIM telah mengembangkan sistem operasi ini untuk jajaran smartphone Blackberry-nya. Blackberry jauh berbeda dengan sistem operasi lain. Dari user interface, serta desain smartphone juga berbeda. Namun sayangnya OS satu ini sudah tidak update lagi, kini RIM mengubah Blackberry lebih ke arah IoT (Internet of Thing).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Windows Phone<br><\/strong>Windows Phone (WP) merupakan sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Microsoft untuk smartphone sebagai pengganti penerus Windows Mobile dan Zune. Desain user interface untuk Windows Phone menggunakan Metro UI mirip dengan tampilan Windows untuk PC. Tidak seperti Windows Mobile, sistem operasi mobile terbaru ini ditujukan untuk pasar pengguna smartphone. Pertama kali diluncurkan pada bulan Oktober 2010 dengan Windows Phone 7. Di tahun 2011, Microsoft bekerjasama dengan Nokia untuk mengembangkan Windows Phone menjadi OS utama untuk smartphone Nokia. Dan kini versi terbarunya adalah Windows Phone 10.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Symbian<br><\/strong>Di tahun 2008, Symbian OS secara resmi menjadi milik Nokia setelah sebelumnya Symbian Ltd. Artinya, perusahaan lain harus mendapat izin dari Nokia sebelum menggunakan sistem operasi ini. Setelah Symbian OS banyak digunakan di ponsel, Nokia menjadi raksasa di pasar ponsel kelas atas. Symbian OS masih banyak digunakan di ponsel low-end namun tingkat permintaannya terus menurun. Dengan meng-upgrade Symbian mobile OS di tahun 2012, Nokia telah membuatnya mampu menjalankan smartphone secara efisien. Symbian Belle Feature Pack adalah update terbaru yang saat ini digunakan di smartphone Nokia sebelum mengunakan Windows Phone. Secara keseluruhan, OS Symbian dirancang dengan sangat baik dan sangat user-friendly.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bada OS<br><\/strong>Sama seperti brand smartphone yang lain, Samsung juga memiliki sistem operasi yang dikenal dengan Bada OS. Sistem operasi mobile ini dirancang untuk smartphone mid-range dan high-end. Bada OS adalah sistem operasi yang user-friendly, namun sayangnya Samsung tidak menggunakan Bada dalam skala besar karena alasan yang tidak diketahui.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Maemo OS<br><\/strong>Komunitas Nokia dan Maemo bergabung untuk menghasilkan sebuah sistem operasi untuk tablet yang menggunakan sistem Linux, yang dikenal dengan Maemo OS. Sistem operasi mobile ini bersifat open source sehingga siapa saja yang masuk di komunitas Nokia dapat mengembangkannya. Beberapa produk Nokia yang menggunakan Maemo OS antara lain Nokia 770, Nokia N800, Nokia N810, dan Nokia N900.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Meego OS<br><\/strong>MeeGo merupakan sistem operasi mobile open source dimana penggunannya diperuntukan untuk ponsel, namun sistem operasi ini juga dapat digunakan pada alat-alat elektronik seperti laptop, tablet hingga smart TV. Meego adalah hasil kerjasama antara Intel dan Nokia yang diluncurkan pada tahun 2010. Sistem operasi ini menggabungkan fitur-fitur Moblin dari Intel dan Maemo dari Nokia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Open WebOS<br><\/strong>Open WebOS dikenal sebagai LG WebOS atau hanya WebOS yang dikembangkan oleh Palm Inc. Setelah beberapa tahun menjadi milik Hewlett-Packard kemudian kepemilikannya dipindahkan ke LG. WebOS diluncurkan pada tahun 2009 dan digunakan di sejumlah smartphone, tablet hingga smartTV. Beberapa perangkat yang sudah menggunakan WebOS ini antara lain Pre series, Pixi, dan Veer. Sejak tahun 2011, pengembangan OS ini tidak dilanjutkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Palm OS<\/strong><br>Palm OS (Garnet OS) dikembangkan oleh Palm Inc pada tahun 1996 untuk PDA (Personal Digital Assistance). Palm OS ini dirancang untuk bekerja pada perangkat dengan touchscreen berbasis GUI. Beberapa tahun kemudian diupgrade dan mampu mendukung smartphone. Sayangnya, perangkat dengan palm OS ini tidak terlalu populer di pasaran dan sejak tahun 2009 pengembangannya dihentikan.<\/p>\n\n\n\n<section id=\"section-f27a7d31-5039-4cce-a4b8-7939bc1ba01e\" class=\"wp-block-gutentor-image-box gutentor-section gutentor-image-wrapper imagebox-template1\"><div class=\"grid-container\"><div class=\"gutentor-block-header\"><div class=\"gutentor-section-title enable-title-design seperator-bottom text-center\"><h2 class=\"gutentor-title\">Erfan Hasmin, S.Kom.,M.T<\/h2><\/div><\/div><div class=\"grid-row gutentor-grid-item-wrap\"><div class=\"gutentor-grid-column grid-lg-12 grid-md-4 grid-12\"><div class=\"gutentor-single-item gutentor-image gutentor-single-item-0\"><div class=\"gutentor-single-item-wrap\"><div class=\"gutentor-single-item-image-box\"><div class=\"gutentor-image-thumb\"><img loading=\"lazy\" class=\"normal-image\" src=\"http:\/\/site.undipa.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/erfan-e1613710894701.png\" alt=\"\" height=\"321\" width=\"321\"\/><\/div><\/div><div class=\"gutentor-single-item-content\"><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/section>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AndroidAndroid OS pertama diluncurkan dengan nama \u2018Astro\u2019 dirilis pada 20 September 2008 oleh Google. Setelah beberapa versi upgrade berikutnya \u2018Bender\u2019 dan \u2018Cupcake\u2019 juga dirilis dengan fitur-fitur yang menyempurnakan. Google kemudian mengadopsi trend penamaan versi Android dengan nama hidangan pencuci mulut sesuai abjad. Rilis versi lainnya adalah Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich, Jelly [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2129,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[74,75],"tags":[],"aioseo_notices":[],"gutentor_comment":0,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5077"}],"collection":[{"href":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2129"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5077"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5091,"href":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5077\/revisions\/5091"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/site.undipa.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}